Showing posts with label Duty. Show all posts
Showing posts with label Duty. Show all posts

Saturday, June 30, 2012

SoftSkill :: Ilmu Budaya Dasar -- Manusia dan Harapan

Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi, sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian, harapan menyangkut masa depan.
Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya. Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing. Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan. Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar harapan dapat terwujud, maka seseorang perlu berusaha dengan sungguh-sungguh. Di samping itu, harus pula mengimbanginya dengan selalu berdoa. Karena usaha dan doa merupakan sarana terkabulnya harapan.
Harapan berhubungan dengan cita-cita, di mana cita-cita merupakan impian yang disertai dengan tindakan dan juga diberikan batas waktu. Jadi jika kita bermimpi untuk menjadi pengusaha yang sukses, maka itu harus disertai dengan usaha den doa seperti halnya harapan. Jangan hanya berandai-andai saja. Serta jangan lupa diberikan target waktu sehingga kita punya timeline kapan hal tersebut ingin kita realiasasikan.
Sejak kecil kita pasti dinasehati oleh orang tua atau guru untuk menggantungkan cita-cita setinggi langit. Semua itu memang benar karena dengan adanya cita-cita atau impian dalam hidup, kita akan membuat menjadi lebih bersemangat dan lebih bekerja keras lagi untuk menggapai kehidupan yang lebih baik di dunia.
Cita-cita yang baik adalah cita-cita yang dapat dicapai melalui kerja keras, kreativitas, inovasi, dukungan orang lain, dan sebagainya. Khayalan hasil melamun cenderung tidak logis dan bersifat mubazir karena banyak waktu yang terbuang untuk menghayal yang tidak-tidak.
Dalam bercita-cita pun sebaiknya jangan terlalu mendetail dan fanatik karena kita bisa dibuat stres dan depresi jika tidak tercapai. Sebagai contohnya adalah seseorang yang punya cita-cita menjadi dokter. Ketika dia tidak masuk jurusan IPA dia stress, lalu gagal dalam SPMB program studi kedokteran dia stress, dan seterusnya.
Tidak semua orang bisa menentukan cita-cita. Jika tidak bisa menentukan cita-cita, maka bercita-citalah untuk menjadi orang yang berguna dan dicintai orang banyak dengan hidup yang berkecukupan. Untuk mendapatkan motivasi dalam mengejar cita-cita, kita bisa mempelajari kisah sukses orang lain, membaca biografi tokoh dan lain sebagainya, atau bisa pula melihat film motivasi hidup seperti Laskar Pelangi.
Jika dibandingkan dengan cita-cita, maka harapan mengandung pengertian tidak terlalu muluk, sedangkan cita-cita pada umumnya perlu setinggi bintang. Antara harapan dan cita-cita terdapat persamaan yaitu: keduanya menyangkut masa depan karena belum terwujud, pada umumnya dengan cita-cita maupun harapan orang menginginkan hal yang lebih baik atau meningkat.

Apa Sebab Manusia Mempunyai Harapan?
Menurut kodratnya manusia itu adalah mahluk sosial. Setiap lahir ke dunia langsung disambut dalam suatu pergaulan hidup, yaitu hidup di tengah-tengah  suatu keluarga atau anggota masyarakat lainnya. Tidak ada satu manusia pun yang luput dari pergaulan hidup. Di tengah - tengah manusia lain itulah, seseorang dapat hidup dan berkembang, baik fisik/jasmani maupun mental/spiritualnya. Ada dua hal yang mendorong orang hidup bergaul dengan manusia lain, yaitu dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup.
  1. Dorongan Kodrat
Kodrat adalah sifat, keadaan, atau pembawaan alamiah yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Tuhan. Misalnya menangis, bergembira, berpikir, berjalan, berkata, mempunyai keturunan, dan sebagainya. Setiap manusia mempunyai kemampuan untuk itu semua.
Dorongan kodrat menyebabkan manusia mempunyai keinginan atau harapan, misalnya menangis, tertawa, bergembira, dan sebagainya. Seperti halnya orang yang menonton Pertunjukan lawak, mereka ingin tertawa, pelawak juga mengharapkan agar penonton tertawa terbahak-bahak. Apabila penonton tidak tertawa, harapan kedua belah pihak menjadi gagal.
Kodrat juga ada pada binatang dan tumbuhan, karena mereka juga perlu makan, berkembang biak, dan nantinya akan mati pula. Antara kodrat binatang dan kodrat tumbuhan, yang mendekati kodrat manusia adalah kodrat binatang, walaupun sangat banyak juga perbedaannya. Perbedaan antara kedua mahluk itu, adalah bahwa manusia memiliki budi dan kehendak. Budi adalah akal, kemampuan untuk memilih. Kedua hal tersebut tidak dapat dipisahkan. Sebab jika orang akan memilih, dia harus mengetahui terlebih dahulu barang yang akan dipilihnya. Dengan budinya itu, manusia dapat mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang benar dan mana yang salah. Dan dengan kehendaknya, manusia dapat memilih suatu hal dan mengusahakannya sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Dalam diri manusia masing-masing sudah terjelma sifat, kodrat pembawaan, dan kemampuan untuk hidup bergaul, hidup bermasyarakat, atau hidup bersama dengan manusia lain. Dengan kodrat ini, maka manusia mempunyai harapan.
  1. Dorongan Kebutuhan Hidup
Sudah kodrat pula bahwa manusia mempunyai bermacam-macam kebutuhan hidup. Kebutuhan hidup itu secara garis besamya dapat dibedakan atas dua hal, yaitu kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani.
a)      Kebutuhan Jasmani
Kebutuhan ini menyangkut fisik manusia, bisa berupa sandang, pangan, dan papan, seperti makan, minum, pakaian, rumah, dan lain sebagainya.
b)      Kebutuhan Rohani
Kebutuhan ini menyangkut batiniah manusia, seperti, hiburan, ketenangan hidup, keberhasilan ,dan lain sebagainya.
Untuk memenuhi kedua kebutuhan tersebut, manusia bekerja sama dengan manusia lain. Hal ini disebabkan kemampuan manusia sangat terbatas, baik kemampuan fisik/jasmaniah maupun kemampuan berpikirnya. Dengan adanya dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup itu maka manusia mempunyai harapan. Pada hakekatnya harapan itu adalah keinginan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Menurut Abraham Maslow, sesuai dengan kodratnya, harapan manusia atau kebutuhan manusia itu antara lain:
a)      Kelangsungan hidup (survival)
b)      Keamanan (safety)
c)       Hak dan kewajiban mencintai dan dicintai (be loving and love)
d)      Diakui lingkungan (status)
e)      Perwujudan cita-cita (self actualization)

SoftSkill :: Ilmu Budaya Dasar -- Manusia dan Kegelisahan

Kegelisahan berasal dari kata gelisah yang berarti tidak adanya ketenteraman hati, selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, cemas, dan lain sebagainya. Sehingga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang sedang tidak memiliki ketenteraman hati, merasa khawatir terhadap sesuatu, tidak tenang dalam bersikap dan bertingkah laku, tidak sabar dalam menanti sesuatu, ataupun sedang dalam kecemasan. Kegelisahan hanya dapat diketahui dari gejala tingkah laku atau gerak-gerik seseorang dalam situasi tertentu. Kegelisahan merupakan salah satu ekspresi kecemasan, di mana kecemasan itu sendiri berkaitan juga dengan masalah frustasi, yang secara etimologi disebutkan bahwa seseorang dapat mengalami frustasi karena apa yang diinginkannya tidak tercapai. Sigmund Freud, seorang ahli psikoanalisa berpendapat, bahwa ada tiga macam kecemasan yang dapat menimpa manusia, yaitu kecemasan kenyataan (obyektif), kecemasan neorotik, dan kecemasan moril.
  1. Kecemasan Kenyataan (Obyektif)
Adalah suatu pengalaman perasaan sebagai akibat dari pengamatan atau bahaya dari dunia luar. Pengalaman bahaya dan timbulnya kecemasan ini mungkin saja berasal dari sifat pembawaan, dalam arti kata, bahwa seseorang mewarisi kecenderungan untuk menjadi takut jika berada dekat dengan benda-benda tertentu dalam keadaan tertentu pula dalam lingkungan.
Kecemasan kenyataan ini merupakan suatu kenyataan yang pernah dialami oleh seseorang di masa lalu yang membuatnya menjadi shock. Sebagai contohnya, seorang wanita yang pernah mengalami kejadian penjambretan, ketika diajak kembali ke tempat tersebut dia akan menjadi gelisah karena takut hal tersebut akan terulang lagi padanya.
  1. Kecemasan Neorotis
Adalah kecemasan yang timbul karena pengamatan tentang bahaya dari naluriah. Sigmund Freud membagi  kecemasan ini menjadi tiga macam, yaitu kecemasan yang timbul karena penyesuaian diri dengan lingkungan, bentuk ketakutan yang irasional (phobia), dan rasa takut lain seperti gugup, gagap, dan lain sebagainya.
Kecemasan neorotis ini muncul karena adanya penyesuaian diri dengan lingkungan, takut akan hal yang dibayangkannya atau takut yang dibuat-buat sendiri sehingga menekan ego. Kecemasan ini membuat seseorang menjadi gelisah akan suatu hal buruk yang sedang dibayangkannya akan menjadi sebuah kenyataan. Sebagai contohnya,  ayah Dedi akan dipindahkan ke kota lain dan semua keluarganya harus ikut pindah pula ke kota tersebut. Kecemasan neoritis Dedi pun memuncak ketika ayahnya membicarakan hal tersebut kepadanya. Dia membayangkan bahwa hidupnya di daerah tersebut akan menjadi tidak sebahagia di tempat yang dia tinggali sekarang karena kota baru tempat di mana ayahnya akan dipindahkan tersebut terletak di suatu daerah yang terpencil yang jauh dari tempat hiburan, di mana Dedi sudah terbiasa untuk tinggal di kota besar yang banyak tempat hiburannya.
  1. Kecemasan Moril
Adalah kecemasan yang disebabkan karena pribadi seseorang. Tiap pribadi memiliki bermacam-macam emosi, antara lain iri, dengki, marah, gelisah, cinta, rasa kurang. Semua itu merupakan sebagian dari pernyataan individu secara keseluruhan berdasarkan konsep yang kurang sehat. Sikap seperti itulah yang sering membuat orang merasa khawatir, cemas, takut, gelisah, dan putus asa.
Apabila dikaji, sebab-sebab orang gelisah pada hakekatnya adalah karena takut kehilangan hak-haknya. Hal itu adalah akibat dari suatu ancaman, baik ancaman dari dalam maupun dari luar. Dalam mengatasi kegelisahan ini, pertama-tama kita mulai dari diri sendiri, yaitu dengan bersikap tenang. Dengan sikap tenang tersebut, kita dapat berpikir tenang sehingga segala kesulitan dapat teratasi.

Thursday, May 10, 2012

SoftSkill :: Ilmu Budaya Dasar -- Manusia dan Tanggung Jawab

Setiap manusia harus mempunyai rasa tanggung jawab, dimana rasa tanggung jawab itu harus disesuaikan dengan apa yang telah kita lakukan. Arti dari tanggung jawab menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Sehingga dapat diartikan pula bahwa tanggung jawab adalah berkewajiban memikul, menanggung segala sesuatunya, dan menanggung segala akibatnya.
Tanggung jawab merupakan kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang di sengaja maupun yang tidak di sengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban. Tanggung jawab itu bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian hidup dari manusia bahwa setiap manusia dibebani dengan tangung jawab. Apabila dikaji lebih lanjut, tanggung jawab itu adalah kewajiban yang harus dipikul sebagai akibat dari perbuatan pihak yang berbuat.
Tanggung jawab dapat pula diartikan sebagai ciri manusia yang beradab. Manusia merasa bertanggung jawab karena ia menyadari akibat baik atau buruk perbuatannya itu, dan menyadari pula bahwa pihak lain memerlukan pengadilan atau pengorbanan.
Macam-Macam Tanggung Jawab
Manusia berjuang untuk memenuhi kebutuhannya sendiri dan adapun untuk kebutuhan orang lain. Dalam usahanya setiap manusia menyadari bahwa ada kekuatan lain yang ikut menentukan dan membantunya yaitu kekuasaan tuhan.Dengan demikian tanggung jawab itu dapat di bedakan menurut keadaan manusia atau hubungan yang dibuat nya. Berikut ini merupakan beberapa jenis tanggung jawab, yaitu:
1.             Tanggung Jawab Terhadap Diri Sendiri
Tanggung jawab terhadap diri sendiri itu menuntut kesadaran akan diri kita untuk memenuhi kewajiban sendiri dan mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi.
2.             Tanggung Jawab Terhadap Keluarga
Keluarga merupakan masyarakat dalam arti sempit. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarganya. Tanggung jawab ini menyangkut nama baik keluarga, tetapi tanggung jawab juga merupakan kesejaterahaan ,keselamatan,pendidikan dan kehidupan. Sebagai anggota keluarga kita harus saling menjaga nama baik keluarga dengan sikap dan perbuatan yang kita lakukan di dalam kehidupan bermasyarakat.
3.             Tanggung Jawab Terhadap Masyarakat
Pada hakekatnya manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan orang lain karena manusia kedudukannya sebagai makhluk sosial yang membutuhkan manusia lain maka kita harus berkomunikasi dengan manusia lain tersebut. Berinteraksi didalam suatu kehidupan masyarakat sangat dibutuhkan karena itu bisa membuat kita saling mengenal satu dengan yang lainnya.
4.             Tanggung Jawab Terhadap Bangsa dan Negara
Suatu kenyataan lagi bahwa tiap manusia, tiap individu adalah suatu warga negara. Dalam berpikir, berbuat, bertindak, dan bertingkah laku manusia terikat oleh norma-norma yang di buat oleh negara. Manusia tidak dapat berbuat semaunya sendiri. Jika perbuatan manusia itu salah maka ia harus bertanggung jawab kepada Negara atas apa yang telah ia perbuat. Kita harus menjaga nama baik bangsa dan Negara kita sendiri dengan prestasi-prestasi anak bangsa.
5.             Tanggung Jawab Terhadap Tuhan
Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkan untuk mengisi kehidupan manusia agar tanggung jawab langsung terhadap tuhan. Sehingga tindakan manusia tidak bisa lepas dari hukuman-hukuman tuhan yang dituangkan dalam berbagai kitab suci melalui berbagai macam jenis agama. Menerima hukuman di akhirat nanti atas apa yang telah kita lakukan selama hidup di dunia ini.

SoftSkill :: Ilmu Budaya Dasar -- Manusia dan Pandangan Hidup

Setiap manusia di dunia ini tentu mempunyai pandangan hidupnya masing-masing yang perlu dipersiapkan secara rinci sejak dini agar dapat terlaksana sesuai dengan harapan pada waktu yang tepat. Pandangan hidup sendiri bersifat kodrati, yang telah diberikan oleh Tuhan kepada setiap manusia. Adapun pengertian pandangan hidup itu adalah pendapat  ataupun pertimbangan yang dijadikan sebagai pegangan, pedoman, arahan, atau petujuk hidup di dunia agar dapat menjalani hidup yang lebih baik lagi dengan adanya pandangan hidup tersebut. Pendapat atau pertimbangan di sini merupakan hasil pemikiran manusia itu sendiri yang berdasarkan pengalaman hidup atau sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.
Pada dasarnya, pandangan hidup mempunyai empat unsur yang saling terkait satu sama lain yang tidak dapat terpisahkan, yaitu cita-cita, kebijakan, usaha, dan keyakinan atau kepercayaan. Yang dimaksud dengan cita-cita adalah apa yang ingin dicapai dengan usaha atau perjuangan yang akan ditempuh untuk mendapatkannya. Tujuan yang ingin dicapai adalah kebajikan. Kebajikan adalah segala sesuatu hal yang baik yang dapat manusia itu bahagia, makmur dan tentram. Usaha atau perjuangan yaitu kerja keras yang dilandasi oleh kepercayaan dan keyakinan. Keyakinan atau kepercayaan itu dapat diukur dengan  kemampuan akal, kemampuan jasmani, dan kepercayaan kepada Tuhan.
Seperti yang sedang berkembang di berbagai penjuru dunia saat ini, yaitu semakin maraknya kasus terorisme dan bom bunuh diri yang mengatasnamakan agama yang merenggut banyak korban dan materi yang tidak sedikit. Masalah ini terjadi akibat kurang tepatnya pandangan suatu kelompok terhadap masalah kehidupan yang sedang terjadi.  Mereka menafsirkan suatu ajaran secara sepotong-sepotong dan hanya berdasarkan pada satu atau dua sumber saja tanpa melihat keadaan sekitarnya.
Mereka berpandangan bahwa semua orang yang menentang atau memusuhi keyakinannya adalah musuh bagi mereka dan itu harus dimusnahkan dari muka bumi ini untuk terciptanya kehidupan yang aman dan sejahtera. Padahal jika diperhatikan lebih dalam sebenarnya pandangan mereka terhadap masalah tersebut adalah kurang tepat, tidak sewajarnya orang yang keliru ditiadakan tanpa memberi kesempatan untuk kembali ke jalan yang benar.
Akan tetapi nampaknya pandangan seperti itu seperti sudah mendarah daging pada diri mereka dan para pengikutnya. Bahkan mereka beranggapan bahwa jika melakukan hal tersebut maka akan mendapat suatu pahala yang besar dan kalaupun mereka meninggal dalam menjalankan aksi mereka tersebut dianggap sebagai mati syahid. Padahal jika dinilai justru perbuatan yang mereka lakukan itu sangat sangat biadab dan tidak berperikemanusiaan.
Lebih parahnya lagi, mereka juga tidak segan-segan untuk menyebarkan ajarannya tersebut kepada orang-orang yang di sekitar mereka sehingga pengikut mereka menjadi bertambah banyak. Dan hal tersebut tidak akan berhenti sebelum apa yang mereka inginkan tercapai.
Seperti yang kita lihat sekarang ini, meskipun pimpinan gembong teroris sudah banyak yang tertangkap tetapi terorisme masih terus terjadi. Hal tersebut dikarenakan bahwa ajaran yang mereka ajarkan masih belum mati dan terus berjalan sehingga siapa saja bisa menerukan ajaran tersebut meskipun sang pemimpin telah tiada, karena mereka bisa membentuk kader-kader pemimpin baru.   
Untuk masalah tersebut hal yang harus dibenahi sebenarnya adalah pandangan hidup pada pribadi masing masing orang tersebut. Kalau yang dibasmi adalah pemimpinnya itu belum bisa menuntaskan permasalahan karena pengikutnya masih banyak dan hal itu sulit untuk ditelusuri satu per satu. Kalau pandangan hidup mereka sudah kembali ke jalan yang benar, tidak perlu lagi diperintah pun mereka akan menghentikan aksi yang mereka jalankan sekarang ini dengan kesadaran pribadi.
Pandangan hidup banyak sekali macam dan ragamnya. Akan tetapi berikut adalah klasifikasi berdasarkan asalnya, antara lain:
1.             Pandangan hidup yang berasal dari agama, yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.
2.             Pandangan hidup yang berupa ideologi, yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada Negara tersebut.
3.             Pandangan hidup hasil renungan, yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.
Orang yang memiliki pandangan hidup pasti memiliki tujuan, dan tujuan ini biasa disebut cita-cita. Menurut kamus umum Bahasa Indonesia, yang disebut cita-cita adalah keinginan, harapan, atau tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Baik keinginan, harapan, maupun tujuan merupakan apa yang ingin dicapai seseorang pada masa mendatang. Apabila cita-cita itu tidak mungkin atau belum mungkin terpenuhi, maka cita-cita itu disebut angan-angan.
Antara masa sekarang yang merupakan realita dengan masa yang akan datang sebagai ide atau cita-cita terdapat jarak waktu. Dapatkah seseorang mencapai apa yang dicita-citakan, hal itu bergantung dari tiga faktor berikut:
1.             Faktor manusia ;
2.             Faktor kondisi ; dan
3.             Faktor tingginya cita-cita
Terdapat formula sukses yang dapat kita jadikan pedoman untuk menggapai cita-cita kita. Pertama, kita harus mengubah belief system (keyakinan dan tujuan) kita. Kedua, kita harus mengubah cara berpikir kita dan emosi kita. Ketiga, mengubah segala keputusan kita yang dapat menghambat cita-cita kita. Keempat, kita harus mengubah segala tindakan-tindakan buruk kita. Dari semua itu kita akan mendapatkan hasil yang menjadi keyakinan dan tujuan kita dari awal.
Cita-cita yang baik adalah cita-cita yang dicapai melalui kerja keras, kreativitas, inovasi, dukungan orang lain dan sebagainya. Khayalan hasil melamun cenderung tidak logis dan bersifat mubazir karena banyak waktu yang terbuang untuk menghayal yang tidak-tidak.
Dalam bercita-cita pun sebaiknya jangan terlalu mendetail dan fanatik karena kita bisa dibuat stres dan depresi jika tidak tercapai, harus disesuaikan dengan kemampuan yang kita miliki.
Tidak semua orang bisa menentukan cita-cita. Jika tidak bisa menentukan cita-cita, maka bercita-citalah untuk menjadi orang yang berguna dan dicintai orang banyak dengan hidup yang berkecukupan. Untuk mendapatkan motivasi dalam mengejar cita-cita kita bisa mempelajari kisah sukses orang lain atau membaca atau melihat film motivasi hidup seperti Laskar Pelangi.
Langkah-langkah Berpandangan Hidup yang Baik
Setiap manusia pasti mempunyai pandangan hidup apapun dan bagaimanapun itu untuk dapat mencapai dan berhasil dalam kehidupan yang diinginkannya. Tetapi apapun itu, yang terpenting adalah memiliki pandangan hidup yang baik agar dapat mencapai tujuan dan cita-cita dengan baik pula. Adapun langkah-langkah berpandangan hidup yang baik yakni:
Mengenal
Mengenal merupakan suatu kodrat bagi manusia yaitu merupakan tahap pertama dari setiap aktivitas hidupnya yang dalam jal ini mengenal apa itu pandangan hidup. Tentunya kita yakin dan sadar bahwa setiap manusia itu pasti mempunyai pandangan hidup, maka kita dapat memastikan bahwa pandangan hidup itu ada sejak manusia itu ada, dan bahkan hidup itu ada sebelum manusia itu belum turun ke dunia.
Mengerti
Tahap kedua untuk berpandangan hidup yang baik adalah mengerti. Mengerti disini dimaksudkan mengerti terhadap pandangan hidup itu sendiri. Bila dalam bemegara kita berpandangan pada Pancasila, maka dalam berpandangan hidup pada Pancasila kita hendaknya mengerti apa Pancasila dan bagaimana mengatur kehidupan bemegara. Begitu juga bagi yang berpandangan hidup pada agama Islam. Hendaknya kita mengerti apa itu Al-Qur’an, Hadist dan ijmak itu dan bagaimana ketiganya itu mengatur kehidupan baik di dunia maupun di akhirat.
Menghayati
Langkah selanjutnya setelah mengerti pandangan hidup adalah menghayati pandangan hidup itu. Dengan menghayati pandangan hidup kita memperoleh gambaran yang tepat dan benar mengenai kebenaran pandangan hdiup itu sendiri.
Menghayati disini dapat diibaratkan menghayati nilai-nilai yang terkandung didalamnya, yaitu dengan memperluas dan mernperdalam pengetahuan mengenai pandangan hidup itu sendiri. Langkah-langkah yang dapat ditempuh dalam rangka menghayati ini, menganalisa hal-hal yang berhubungan dengan pandangan hidup, bertanya kepada orang yang dianggap lebih tahu dan lebih berpengalaman mengenai isi pandangan hidup itu atau mengenai pandangan hidup itu sendiri. Jadi dengan menghayati pandangan hidup kita akan memperoleh mengenai kebenaran tentang pandangan hidup itu sendiri.

Meyakini
Setelah mengetahui kebenaran dan validitas, baik secara kemanusiaan, maupun ditinjau dari segi kemasyarakatan maupun negara dan dari kehidupan di akherat, maka hendaknya kita meyakini pandangan hidup yang telah kita hayati itu. Meyakini ini merupakan suatu hal untuk cenderung memperoleh suatu kepastian sehingga dapat mencapai suatu tujuan hidupnya.
Mengabdi       
Pengabdian merupakan sesuatu hal yang penting dalam menghayati dan meyakini sesuatu yang telah dibenarkan dan diterima baik oleh dirinya lebih-lebih oleh orang lain. Dengan mengabdi maka kita akan merasakan manfaatnya. Sedangkan perwujudan manfaat mengabdi ini dapat dirasakan oleh pribadi kita sendiri. Dan manfaat itu sendiri bisa terwujud di masa masih hidup dan atau sesudah meninggal yaitu di alam akhirat.

SoftSkill :: Ilmu Budaya Dasar -- Manusia dan Keadilan

Keadilan didefinisikan sebagai suatu kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai suatu hal, baik menyangkut orang maupun benda. keadilan juga bias diartikan sebagai pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak-hak dan kewajiban. Dengan kata lain, keadilan terletak pada keharmonisan menuntut hak dan menjalankan kewajiban. Makna dari keadilan itu sendiri sebenarnya adalah keadaan di mana setiap orang memperoleh apa yang menjadi haknya dan memperoleh bagian yang sama dari kekayaan bersama.
Dalam kehidupan, setiap manusia dalam melakukan aktifitasnya pasti pernah menemukan perlakuan yang tidak adil atau bahkan sebaliknya, melakukan hal yang tidak adil. Keadilan itu sendiri memiliki sifat yang bersebrangan dengan dusta atau kecurangan. Di mana kecurangan sangat identik dengan perbuatan yang tidak baik dan tidak jujur, yang pada dasarnya merupakan penyakit hati yang dapat menjadikan orang tersebut menjadi serakah, tamak, rakus, iri hati, dan sulit untuk membedakan antara hitam dan putih lagi serta mengesampingkan nurani dan sisi moralitas.
Definisi Keadilan Menurut Para Ahli
Menurut Aristoteles, keadilan adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan di sini diartikan sebagai titik tengah antara dua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit, yang mana kedua ujung ekstrem ini dapat berupa dua orang atau benda. Gambaran lebih jelasnya, apabila ada dua orang yang mempunyai kesamaan dalam ukuran yang telah ditetapkan, maka masing-masing orang harus memperoleh benda atau hasil yang sama. Jika tidak demikian, maka masing-masing orang akan menerima bagian yang tidak sama sehingga akan memunculkan proporsi baru yang disebut tidak adil.
Sedangkan menurut Plato, keadilan diproyeksikan pada diri manusia sendiri, di mana akan dikatakan adil apabila seseorang dapat mengendalikan dirinya dan perasaannya dapat dikendalikan oleh akalnya. Berbeda dengan pendapat Plato, Socrates memproyeksikan keadilan pada pemerintahan. Menurutnya, keadilan akan tercipta bilamana warga Negara sudah merasakan bahwa pemerintah sudah melakukan tugasnya dengan baik. Mengapa diproyeksikan kepada pemerintah? Sebab pemerintah adalah pimpinan pokok yang menentukan dinamika masyarakat. Kong Hu Cu berpendapat bahwa keadilan terjadi apabila anak sebagai anak, bila ayah sebagai ayah, bila raja sebagai raja, masing-masing telah melaksanakan kewajibannya. Pendapat ini terbatas pada nilai-nilai tertentu yang sudah diyakini atau disepakati.
Macam-Macam Keadilan
1. Keadilan Legal atau Keadilan Moral
Plato memberikan pendapatnya bahwa keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum dari masyarakat yang membuat dan menjadi kesatuannya. Dalam masyarakat yang adil, setiap orang menjalankan pekerjaan menurut sifat dasarnya yang paling cocok baginya (the man behind the gun). Pendapat Plato tersebut disebut keadilan moral, sedangkan oleh yang lainnya disebut keadilan legal.
2. Keadilan Distributif
Aristoteles berpendapat bahwa keadilan akan dapat terlaksana apabila hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama diperlakukan tidak sama (justice is done when equels are treated equally).
3. Keadilan Komulatif
Keadilan ini bertujuan untuk memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum. Menurut Aristoteles, keadilan komulatif ini merupakan asas pertalian dan ketertiban dalam masyarakat.

Saturday, April 21, 2012

13 Tips dan Trik SEO

1.     Buatlah postingan yang original/ asli, bukan dari hasil copy paste dari website/ weblog orang lain.  Usahakan kita mengetik sendiri dengan hasil pemikiran dan bahasa kita sendiri. Sah-sah saja mengutip asal ikut pula disertakan sumber yang bersangkutan. Ingat!! “Google sangat suka dengan tulisan asli”.
2.             Usahakan postingan yang kita tulis berbobot dan berguna bagi pengunjung, semakin banyak pengunjung yang datang dan merasa terbantu dengan hasil postingan kita maka pengunjung tersebut akan kembali berkunjung untuk mengetahui berita terupdate dari blog kita, karena mereka beranggapan blog kita berguna bagi mereka dengan bahasa yang mudah dimengerti.
3.             Gunakanlah judul postingan dengan semenarik mungkin karena judul postingan akan diindex oleh mesin pencari, contoh saja bila pengunjung mengetikkan suatu keyword (kata kunci) di sebuah mesin pencari maka calon pengunjung akan melihat judul postingan dari seluruh dunia, kalau judul postingan blog kita menarik maka pengunjung pun akan tertarik untuk mengakses blog kita.
4.             Sering-seringlah melakukan Blog Walking atau berkunjung ke blog lain. Hal ini sangat penting karena kita di dunia maya tidak ngeblog sendirian, maka dari itu jalinlah tali silaturahim dengan sesama blogger dengan saling bertukar link maupun dengan saling memberikan komentar.
5.             Jawablah pertanyaan-pertanyaan yang diajukan pengunjung, jika ada. Usahakan bila kita diberi pertanyaan sempat-sempatkanlah untuk membalasnya, walaupun kita tidak bisa menjelaskan secara mendetail. Hal ini dilakukan agar terjalin komunikasi dan interaksi antara pemilik website atau weblog dengan pengunjungnya.
6.             Gunakan keyword pada postingan yang kira-kira bisa mengangkat nilai di mesin pencari. Jangan terlalu banyak mengetikkan keyword pada mesin pencari karena ada sebagian mesin pencari yang tidak suka dengan teknik ini, termasuk mengulang-ulang keyword yang melebihi batas kewajaran.
7.             Gunakan fasilitas tag untuk menambahkan judul lain pada postingan utama kita.
8.             Gunakan kategori yang beragam dalam satu postingan selama masih berhubungan dengan tulisan yang kita buat.
9.             Daftarkan hasil karya “tulisan terbaik” kita pada social bookmarking, seperti blogcatalog.com, infogue.com, lintasberita.com, blog-indonesia.com, dan lain lain. Karena dengan cara ini blog kita akan didatangi oleh banyak pengunjung dari seluruh dunia.
10.         Daftarkan blog kita pada mesin pencari yang diinginkan seperti Google, Yahoo, Bing, dan lain sebagainya. Ini dimaksudkan supaya mesin pencari lebih cepat mengenali blog kita dan langsung memprioritaskannya.
11.         Persilakan orang lain untuk mengcopy isi dari blog kita selama dia mencantumkan sumbernya dari sumber aslinya. Jjangan melakukan copy-paste seenaknya karena kita harus bisa menghargai hak kekayaan intelektual orang lain.
12.         Jangan membuat postingan yang sifatnya hoax/ bohong, menimbulkan kontroversi, menyinggung sara, melanggar hukum, berbau pornografi, teroris, dan lain-lain. Karena semua itu ada akibatnya, salah satunya dapat menyebabkan ditutupnya blog/ web kita atau yang lebih buruk lagi adalah masuk penjara karena sekarang sudah ada undang-undangnya yang mengatur konten yang ada di dunia maya.
13.         Selain memiliki konten yang banyak dan kaya, kita juga harus memastikan bahwa website/ weblog kita memiliki konten yang unik karena dengan keunikan itu kemungkinan pengunjung akan mengulangi kunjungannya ke website/ weblog kita.

Arsitektur Search Engine

1.             Spider
Spider adalah program yang dimiliki oleh search engine yang bekerja untuk mengambil halaman-halaman yang ditemukannya, hampir mirip dengan browser. Perbedaannya adalah jika Spider tidak kelihatan karena ditujukan kepada mesin yang langsung disimpan pada database mereka, sedangkan browser ditujukan kepada manusia yang langsung menampilkan informasi baik berupa teks, gambar, dan sebagainya.
2.             Crawler
Crawler merupakan program yang dimiliki search engine yang bertugas menelusuri setiap link yang ada di sebuah web site. Tugas Crawler adalah untuk membantu Spider untuk menentukan arah yang akan ditujunya sekaligus mengevaluasi link tersebut.
3.             Indexer
Indexer merupakan salah satu komponen search engine yang bertugas untuk mendeskripsikan suatu halaman web site dan menganalisa berbagai unsur di dalamnya, seperti pada penulisan title, penulisan huruf, keyword-keyword yang ada di konten sehingga dengan demikian akan mengenal web tersebut lebih jauh lagi terutama dalam menganalisa suatu keyword di dalamnya.
4.             Database
Database merupakan komponen search engine yang bertugas sebagai tempat meletakkan data-data sebelumnya yang telah didownload oleh Spider serta sebagai tempat yang tadinya digunakan oleh Indexer dalam menganalisa suatu web.


5.             Result Engine
Result Engine merupakan program yang bertugas menggolongkan suatu web site dan menentukan suatu perangkingan dalam hasil pencarian yang diminta oleh user. Program ini menganalisa siapa yang pantas masuk kriteria utama dalam pencarian suatu keyword yang diminta oleh pengguna. Data yang pertama muncul tentunya data yang telah memenuhi kriteria-kriteria search engine dan kaidah tertentu yang ditentukan oleh search engine.


6.             Web Server

Web Server merupakan komponen terakhir pada seacrh engine yang berfungsi melayani permintaan kepada user yang merupakan umpan balik dari permintaan user tersebut. Web server merupakan bagian central dan penentu terhadap apa-apa yang diminta oleh user.

15 Tips Pencarian Search Engine

1. Mencari website atau weblog yang mengandung frase tertentu secara pasti.
Gambaran : Misal pada Google kita ketikkan “Pemrograman Pascal” dengan tanda kutip “ “ di antara frase kata tersebut maka search engine akan menampilkan website atau weblog yang mengandung frase kata tersebut di mana kedua kata yang diminta tetap menjadi satu frase kata yaitu Pemrograman Pascal.
2. Mencari website atau weblog yang mengandung dua kata, minimal satu unsurnya terpenuhi.
Gambaran : Misal kita ketikkan Pascal or VisualBasic dengan menambahkan “or” diantara dua kata tersebut pada Google maka search engine akan menampilkan website atau weblog yang memiliki minimal salah satu unsur dari kata tersebut yaitu Pascal atau VisualBasic.
3. Mencari website atau weblog tertentu dengan menggunakan frase tertentu di mana satu kata sebagai filter untuk tidak menampilkan website atau weblog dalam penulusaran pada Google yang mengandung kata tersebut.
Gambaran : Misal kita ketikkan Bleach -Naruto dengan menambahkan tanda “–“ pada kata yang terakhir tersebut pada Google, maka search engine akan menampilkan website atau blog yang mengandung kata Bleach namun yang mengandung unsur kata Naruto tidak akan ditampilkan atau di eliminasi dalam penelusuran Google .
4. Mencari halaman/pages yang ada pada website atau weblog tertentu.
Gambaran : Formatnya site:domain misalnya anda ketikkan site:choirul-amal.blogspot.com pada Google tanpa menggunakan http:// maka search engine akan menampilkan halaman yang ada pada choirul-amal.blogspot.com
5. Mencari halaman/pages yang mengandung kata atau frase hanya pada satu website atau weblog tertentu saja.

Gambaran : Formatnya site:domainkeyword misalnya anda ketikkan site: choirul-amal.blogspot.com tips google pada google tanpa menggunakan http:// maka search engine akan menampilkan halaman yang mengandung kata tips google hanya pada site: choirul-amal.blogspot.com dan bukan pada situs lainnya.
6. Menampilkan halaman website atau weblog dengan judul tertentu saja.
Gambaran : Formatnya intitle: misalnya anda ketikkan intitle: “cara membuat nasi goreng special” maka search engine akan menampilkan judul yang mengandung unsur kata “cara membuat Nasi goreng special”.
7. Mencari website atau weblog lainnya yang isinya mempunyai kesamaan juga.
Gambaran : Formatnya related:domain misalnya anda ketikkan related: choirul-amal.blogspot.com pada google tanpa menggunakan http:// maka search engine akan menampilkan halaman yang mempunyai kesamaan dengan choirul-amal.blogspot.com.
8. Mencari halaman dari website atau weblog yang diperhitungkan sebagai backlink Google.
Gambaran : Formatnya link:domain misalnya anda ketikkan link: choirul-amal.blogspot.com pada google tanpa menggunakan http:// maka search engine akan menampilkan halaman yang mempunyai tautan atau link dengan choirul-amal.blogspot.com serta diperhitungkan sebagai backlink Google. Metode ini bisa kita gunakan untuk mengetahui jumlah backlink Google yang kita punyai dengan melihat pada hasil penelusurannya pada bagian sebelah kanan atas.
9. Mengetahui arti definisi dari sebuah kata atau frase tertentu.
Gambaran : Formatnya define:frase misalnya anda ketikkan define:SEO pada Google maka search engine akan menampilkan arti dari kata SEO.
10. Mencari file yang berformat PDF, DOC ,JPEG, dan lain-lain.
Gambaran : Formatnya filetype:pdf namanya misalnya anda ketikkan filetype:pdf Internet Dasar pada google maka search engine akan menampilkan dokumen berformat pdf yang mengandung unsur kata Internet Dasar. Setelah itu anda bisa memilihnya untuk langsung mendownloadnya. Begitu juga dengan file yang berformat DOC, PNG, GIF, dan lain. Hanya mengganti kata pada filetype: menjadi DOC, PNG, atau GIF dan lain sebagainya.
11. Mencari crack sebuah program.
Gambaran : Formatnya crack:nama_aplikasi misalnya anda ketikkan crack:Revo Uninstaller Pro pada Google maka search engine akan menampilkan situs yang menyediakan crack untuk program aplikasi Revo Uninstaller Pro tersebut.
12. Mengetahui waktu di suatu Negara.
Gambaran : Formatnya time in nama negara misalnya kamu ketikkan time in Tokyo atau bisa juga ketikkan time in London untuk mengetahui waktu di Tokyo - Jepang atau di London – Inggris.
13. Mengkonversi mata uang.
Gambaran : Formatnya currency 1 in 
Misalnya ketik :
currency 1 usd in gbp (artinya konversi US$ 1 ke mata uang Inggris/British)
atau ketik :
currency 1 usd in yen (artinya konversi US$ 1 ke mata uang Jepang)
14. Mengetahui kondisi cuaca di suatu kota.
Gambaran : Formatnya weather nama kota misalnya ketik weather Perl atau weather Jakarta.
15. Melakukan penghitungan matematika.
Gambaran : Adapun untuk operasi perhitungannya yaitu tanda “*” untuk perkalian, “/” untuk pembagian, “^” untuk pangkat, “% of” untuk persentase dari, “+” untuk pertambahan, dan tanda “–“ untuk pengurangan. Misalnya anda masukkan 10*5/4 pada Google, maka search engine akan menampilkan hasil 12.5.

Saturday, April 14, 2012

SoftSkill :: Ilmu Budaya Dasar -- Manusia dan Penderitaan


Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita itu sendiri berasal dari bahasa Sansekerta, yaitu dhra yang artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat berbentuk lahir atau batin, keduanya termasuk penderitaan ialah keluh kesah, kesengsaraan, kelaparan, kekenyangan, kepanasan, dan lain-lain.
Pada dasarnya, semua manusia di dunia ini memiliki dua sisi kehidupan, yaitu bahagia dan menderita. Ada kalanya manusia merasakan sebuah kebahagiaan dan biasanya kebahagiaan itu datang dengan sendirinya. Kehidupan memang tidak lengkap jika hanya ada kebahagiaan, karena jika hanya ada kebahagiaan di dalam sebuah kehidupan maka manusia tidak akan pernah bersyukur kepada Allah SWT yang telah menciptakannya. Hal yang sering terjadi manusia yang merasakan kebahagiaan didalam hidupnya sering lupa kepada yang telah menciptakannya. Oleh karena itulah Allah SWT Maha Adil. Maka dari itu, salah manusia jika hanya menginginkan kebahagiaan semata. Karena di samping terdapatnya kebahagiaan di dunia di dalam kehidupan juga terdapat rasa yang memiliki arti berlawanan dengan arti kebahagiaan. Arti yang berlawanan itulah yang biasa kita sebut dengan penderitaan.
Di dunia ini, pastilah tidak semua manusia dapat merasakan kebahagiaan. Di samping adanya suatu kebahagiaan, masih terdapat sekelompok orang yang sedang merasakan penderitaan. Penderitaan dan kebahagiaan memiliki keterikatan. Maksud dari keterikatan di sini adalah manusia yang terlena oleh suatu kebahagiaan di akhir maka dia akan merasakan sebuah pendeitaan dan begitu juga sebaliknya manusia yang sedang mengalami penderitaan apabila dia berusaha untuk memperbaiki keadaannya dan memiliki sikap bersyukur dalam keadaan apapun maka suatu saat nanti akan mendapatkan sebuah kebahagiaan suatu saat nanti.semua orang pasti pernah mengalami sebuah penderitaan, entah itu penderitaan fisik, penderitaan batin, penderitaan materi atau apapun itu.tetapi sikap setiap orang untuk menghadapi sebuah penderitaan berbeda-beda. Ada yang bersikap pasrah dan tidak menerima keadaan itu tetapi ada juga yang bersikap menerima dan berusaha untuk memperbaiki keadaan yang ada agar penderitaan itu berakhir. Sikap itu lah yang membedakan taraf kesabaran manusia. Mungkin banyak orang yang merasa mereka lebih banyak mendapatkan penderitaan dibandingkan dengan kebahagiaan, tapi itulah siklus kehidupan. Tentu kita menginginkan nasib yang baik agar mendapatkan kebahagiaan tetapi semua itu tergantung dari sikap kita apakah kita akan berusaha atau tidak untuk mendapatkan kebahagiaan itu karena semua itu ditentukan oleh yang Maha Kuasa.
Oleh karena adanya penderitaan itu juga sebenarnya Allah SWT menginginkan kita untuk mengintrospeksi diri kita, apa yang harus kita perbaiki. Jangan pernah menyesali yang ada. Karena roda kehidupan memang berputar, ada kalanya dibawah, nah saat di bawah ini itulah penderitaan, itu tanda sayang Allah kepada kita makanya Allah memberikan kita cobaan. Jangan pernah merasa iri dengan yang merasakan kebahagiaan karna mereka juga pasti akan merasa menderita.
Jalani hidup ini apa adanya, karena Allah SWT juga tidak menyukai orang yang suka menyalahkan dirinya sendiri. Setiap manusia pasti memiliki kekurangan.penyebab penderitaan itu bermacam-macam. Ia datang kepada kita dalam bentuk sakit, gagal dalam usaha, diperlakukan secara tidak adil, mengalami duka cita karena kematian orang yang kita sakiti, musibah seperti bencana alam. Apapun penyebabnya penderitaan selalu ada. Orang mati pun mungkin menderita akibat dosa yang ditanggungnya. Penderitaan perlu dihadapi dan direnungkan. Ini mengandaikan bahwa ada makna positif yang bisa kita petik dari pengalaman penderitaan.penderitaan ada manfaatnya ini mendekatkan kita kepada Allah. Fakta mengatakan bahwa manusia tidak pernah sendirian dalam menghadapi penderitaan, dalam berita manusia kembali menjadi satu. Penderitaan membuat perbedaan-perbedaan pendapat, konflik, dan perpecahan mencair dengan sendirinya. Penderitaan emang menyakitkan dan menimbulkan luka tetapi selalu saja ada teman dan sahabat yang ikut berbela rasa dengan kira memikul duka cita itu. Kita harus menghadapi penderitaan dengan percaya bahwa penderitaan itu bersifat sementara saja, penderitaan ternyata membangkitkan pengharapan
Ada satu hal yang menjadi pintu gerbang yang menjadi penentu keberhasilan seseorang. Hal yang dimaksud adalah mental. Setiap jiwa manusia memiliki mental dan mental itulah yang membuat bergeraknya perbuatan manusia. Kualitas seseorang akan semakin berkualitas apabila orang tersebut memiliki mental yang baik tetapi akan terjadi sebaliknya jika seseorang tidak memiliki mental yang baik maka orang tersebut akan mengalami sebuah jalan hidup yang tidak menyenangkan bahkan dapat memancing sebuah penderitaan. Jadi mental merupakan hal yang sangat berpengaruh dalam jalannya hidup kita. Hal yang paling berbahaya adalah apabila kita sudah mengalami kekalahan mental. Kekalahan mental dapat terjadi apabila kita tidak mampu menerima suatu keadaan yang sedang terjadi didalam diri kita. Kekalahan mental yang terjadi didalam diri seseorang maka orang tersebut tidak akan dapat menyelesaikan seluruh masalah yang sedang dihadapinya dan orang tersebut dapat menjadi menderita dengan hidupnya. Oleh sebab itulah mental sangat berperan penting dalam kehidupan seseorang.
http://edwinghofamz.wordpress.com/2010/05/26/manusia-dan-penderitaan/

SoftSkill :: Ilmu Budaya Dasar -- Manusia dan Keindahan

                             
Kata keindahan berasal dari kata indah, yang artinya bagus, permai, cantik, elok, molek  dan  sebagainya.  Keindahan  identik  dengan   kebenaran.  Keindahan adalah kebenaran dan kebenaran adalah keindahan. Keduanya mempunyai nilai yang sama yaitu abadi, dan mempunyai daya tarik yang selalu bertambah. Yang tidak mengandung kebenaran berarti tidak indah. Keindahan juga bersifat universal, artinya tidak terikat oleh selera perseorangan, waktu dan tempat, kedaerahan, selera mode, kedaerahan atau lokal. Sebenarnya sulit bagi kita untuk menyatakan apakah keindahan itu. Keindahan itu suatu konsep abstrak yang tidak dapat dinikmati karena tidak jelas. Keindahan itu baru jelas jika telah dihubungkan dengan sesuatu yang berwujud atau suatu karya. Dengan kata lain keindahan itu baru dapat dinikmati jika   dihubungkan   dengan   suatu   bentuk.   Dengan   bentuk   itu   keindahan berkomunikasi. Menurut cakupannya orang harus membedakan keindahan sebagai suatu kualitas  abstrak  dan  sebagai  sebuah  benda  tertentu  yang  indah.  Untuk pembedaan  itu  dalam  bahasa  Inggris  sering  dipergunakan  istilah “beauty” (keindahan) dan “the beautiful” (benda atau hal indah). Dalam pembatasan filsafat, kedua pengertian ini kadang-kaang dicampuradukkan saja. Di samping itu, terdapat pula perbedaan pengertian dari keindahan itu sendiri, antara lain:
1.       Keindahan dalam arti luas
2.       Keindahan dalam arti estetis murni
3.       Keindahan dalam arti terbatas dalam pengertiannya dengan penglihatan
Keindahan alam arti luas merupakan pengertian semula dari bangsa Yunani dulu yang didalamnya tercakup pula kebaikan. Plato misalnya menyebut tentang   watak   yang   indah   dan   hukum   yang   indah,   sedang   Aristoteles merumuskan keindahan sebagai sesuatu yang selain baik juga menyenangkan. Plotinus menulis tentang ilmu yang indah, kebajikan yang indah. Orang Yunani dulu berbicara juga tentang buah pikiran yang indah dan adapt kebiasaan yang indah. Tapi bangsa Yunani juga mengenal keindahan dalam arti estetis yang disebutnya “symetria” untuk keindahan berdasarkan penglihatan dan harmonia untuk keindahan berdasarkan pendengaran. Jadi pengertian keindahan seluas-luasnya  meliputi :  keindahan  seni,  keindahan  alam,  keindahan  moral  dan keindahan intelektual.
Keindahan dalam arti estetik murni menyangkut pengalaman estetis dari seseorang  dalam hubungannya  dengan  segala  sesuatu  yang  dicerapnya. Sedang  keindahan  dalam  arti  terbatas  lebih disempitkan  sehingga  hanya menyangkut benda-benda yang dicerapnya dengan penglihatan, yakni berupa keindahan dari bentuk dan warna.

SoftSkill :: Ilmu Budaya Dasar -- Manusia dan Cinta Kasih


1.          Definisi Cinta Kasih
Cinta kasih bersumber pada ungkapan perasaan yang didukung oleh unsur karsa, yang dapat berupa tingkah laku dan pertimbangan dengan akal yang menimbulkan tanggung jawab. Dalam cinta kasih tersimpul pula rasa kasih sayang dan kemesraan. Belas kasihan dan pengabdian. Cinta kasih yang disertai dengan tanggung jawab menciptakan keserasian, keseimbangan, dan kedamaian antara sesama manusia, antara manusia dengan lingkungan, dan antara manusia dengan Tuhan.
Cinta kasih bersumber pada ungkapan perasaan yang didukung oleh unsur karsa, yang dapat berupa tingkah laku dan pertimbangan dengan akal yang menimbulkan tanggung jawab. Dalam cinta kasih tersimpul pula rasa kasih sayang dan kemesraan. Belas kasihan dan pengabdian. Cinta kasih yang disertai dengan tanggung jawab menciptakan keserasian, keseimbangan, dan kedamaian antara sesama manusia, antara manusia dengan lingkungan, dan antara manusia dengan Tuhan.
Apabila dirumuskan secara sederhana, cinta ksih adalah perasaan kasih sayang, kemesraan, belas kasihan dan pengabdian yang diungkapkan dengan tingkah laku yang bertanggung jawab. Tanggung jawab artinya akibat yang baik, positif, berguna, saling menguntungkan, menciptakan keserasian, keseimbangan, dan kebahagiaan.

2.          Macam Cinta Kasih
Adanya beberapa macam cinta kasih, yaitu sebagai berikut :
a.      Cinta kasih antara orang tua dan anak
Orang tua yang memperhatikan dan memenuhi kebutuhan anaknya, berarti mempunyai rasa cinta kasih terhadap anak. Mereka selalu mengharapkan agar anaknya menjadi orang baik dan berguna di kemudian hari.
b.      Cinta kasih antara pria dan wanita
Seseorang pria menaruh perhatian terhadap seorang gadis dengan perilaku baik, lemah lembut, sopan, apalagi memberikan seuntai mawar merah, berarti ia menaruh cinta kasih terhadap gadis itu.
c.       Cinta kasih antara sesama manusia
Apabila seorang sahabat berkunjung ke rumah kawannya yang sedang sakit dan membawa obat kepadanya berarti bahwa sahabat itu menaruh cinta kasih terhadap kawannya yang sakit itu.
d.      Cinta kasih antara manusia dan Tuhan
Apabila seorang taat beribadah, menurut perintah Tuhan, dan menjauhi larangan-Nya, orang itu mempunyai cinta kasih kepada Tuhan penciptanya.
e.       Cinta kasih manusia terhadap lingkungannya
Apabila seseorang menciptakan taman yang indah, memelihara taman pekarangan, tidak menebang kayu di hutan seenaknya, menanam tanah gundul dengan teratur, tidak berburu hewan secara semena-mena atau dikatakan bahwa orang itu menaruh cinta kasih atau menyayangi lingkungan hidupnya.

3.          Ungkapan Cinta Kasih
Cinta kasih adalah ungkapan perasaan yang diwujudkan dengan tingkah laku, seperti dengan kata-kata, tulisan, gerak, atau media lainnya. Ungkapan dengan kata-kata atau pernyataan, misalnya ungkapan. Aku cinta padamu. Ungkapan dengan tulisan, misalnya surat cinta, surat ibu kepada putrinya. Ungkapan dengan gerak, misalnya salaman, pelukan, ciuman dan rangkulan. Ungkapan dengan media, misalnya setangkai bunga, benda suvenir dan benda kado. Ungkapan-ungkapan ini selain dalam bentuk nyata, juga dalam bentuk karya budaya. Misalnya seni suara, seni sastra, seni drama, film, dan seni lukis.
Orang yang mempunyai perasaan cinta kasih, hidupnya penuh gairah, banyak inisiatif, dan penuh kreatif. Bagi seniman perilaku cinta kasih dituangkan dalam bentuk karya budaya sehingga dapat dinikmati pula oleh masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat memetik nilai-nilai kemanusiaan yang terungkap melalui karya budaya itu.

SoftSkill :: Ilmu Budaya Dasar -- Konsepsi IBD dalam Kesusastraan


A.      Pendekatan Kesusastraan
Ilmu Budaya Dasar (IBD), yang semula dinamakan Basic Humanities, berasal dari bahasa Inggris, yaitu the humanities. Istilah ini berasal dari bahasa latin “Humanus”, yang berarti manusiawi, berbudaya, dan halus. Dengan mempelajari the humanities, orang akan menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya, dan lebih halus. Jadi the humanities berkaitan dengan masalah nilai, yaitu nilai kita sebagai homo humanus.
Untuk menjadi homo humanus, manusia harus mempelajari suatu ilmu, yaitu the humanities, di samping harus melaksanakan tanggung jawabnya yang lain. Apa yang dimasukkan ke dalam the humanities ini masih diperdebatkan, dan kadang-kadang disesuaikan dengan keadaan dan waktu. Pada umumnya, the humanities mencakup filsafat, teologi, seni dan cabang-cabangnya, termasuk sastra, sejarah, cerita rakyat, dan lain sebagainya. Pada intinya semua mempelajari masalah manusia dan budaya. Karena itu ada yang menerjemahkan the humanities menjadi ilmu-ilmu kemanusiaan dan ada pula yang menerjemahkannya mengjadi pengetahuan budaya.
Hampir di setiap zaman, seni, termasuk sastra, memegang peranan lebih penting dalam penerapan the humanities jika dibandingkan dengan yang lainnya. Hal ini terjadi karena seni, termasuk sastra itu sendiri merupakan ekspresi dari nilai-nilai kemanusiaan. Alasan pertama, karena sastra mempergunakan bahasa. Sementara itu, bahasa mempunyai hubungan yang sangat erat dengan  hampir semua aktivitas manusia. Dengan sastra, manusia menjadi lebih mudah dalam berkomunikasi karena pada hakekatnya sastra adalah penjabaran abstraksi, lebih dari sekedar filsafat yang hanya bersifat abstraksi sehingga menyebabkan kurangnya aktivitas komunikasi.
Seiring dengan cukup besarnya peranan dari seni, keberadaan seniman sebagai pencipta karya seni dan media penyampai nilai-nilai kemanusiaan juga dinilai sangat diperlukan. Kepekaannya menyebabkan dia mampu menangkap hal yang lepas dari pengamatan kebanyakan orang. Oleh karena itu, peran IBD di sini bukanlah sebagai mata kuliah yang dimaksudkan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang termasuk ke dalam pengetahuan budaya (the humanities), melainkan semata-mata sebagai salah satu usaha untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nilai budaya yang ada di lingkungannya.

B.      IBD yang dihubungkan dengan Prosa
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, istilah Prosa yang terkadang disebut juga sebagai narrative fiction, prose fiction, atau hanya fiction saja ini diterjemahkan menjadi sebuah cerita rekaan dan didefinisikan sebagai suatu bentuk cerita atau prosa kisahan yang mempunyai pemeran, lakuan, peristiwa, dan alur yang dihasilkan oleh daya khayal atau imajinasi. Istilah cerita rekaan sendiri umumnya dipakai pada karya sastra roman, novel, atau cerita pendek (cerpen), yang secara tidak langsung menunjukkan adanya keterkaitan antara IBD dengan prosa.
Dalam kesusastraan Indonesia, Prosa dikelompokkan menjadi 2 jenis, yaitu prosa lama dan prosa baru, di mana prosa lama adalah prosa yang belum terpengaruhi budaya barat, sedangkan prosa baru adalah prosa yang dikarang secara bebas tanpa aturan apapun.
Berikut bentuk-bentuk prosa lama dan prosa baru:
1.       Prosa Lama
a.       Dongeng
b.      Hikayat
c.       Sejarah
d.      Epos
e.      Cerita Pelipur Lara
2.       Prosa Baru
a.       Cerita Pendek (Cerpen)
b.      Roman
c.       Novel
d.      Biografi
e.      Kisah
f.        Otobiografi

C.      Nilai-nilai dalam Prosa Fiksi
Sebagai seni yang bertulang punggung cerita, prosa fiksi (karya sastra) secara langsung atau tidak mengandung nilai moral, pesan, atau cerita. Dengan kata lain, prosa fiksi mempunyai nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra. Adapun nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra tersebut antara lain:
1.       Prosa Fiksi Memberikan Kesenangan
Keistimewaan kesenangan yang diperoleh dari membaca fiksi adalah pembaca mendapatkan pengalaman sebagaimana mengalaminya sendiri peristiwa itu peristiwa atau kejadian yang dikisahkan. Pembaca dapat mengembangkan imajinasinya untuk mengenal daerah atau tempat yang asing, yang belum dikunjunginya atau yang tak mungkin dikunjungi selama hidupnya. Pembaca juga dapat mengenal tokoh-tokoh yang aneh atau asing tingkah lakunya atau mungkin nunit perjalanan hidupnya untuk mencapai sukses.
2.       Prosa Fiksi Memberikan Informasi
Fiksi memberikan sejenis infdrmasi yang tidak terdapat di dalam ensiklopedi. Dalam novel sexing kita dapat belajan sesuatu yang lebih daripada sejarah atau laporan jumalistik tentang kehidupan masa kini, kehidupan masa lalu, bahkan juga kehidupan yang akan datang atau kehidupan yang asing sama sekali.
3.       Prosa Fiksi Memberikan Warisan Kultural
Prosa fiksi dapat menstimuli imaginasi, dan merupakan sarana bagi pemindahan yang tak henti-hentinya dari warisan budaya bangsa. Novel-novel seperti Siti Nurbaya, Salah Asuhan, Sengsara Membawa Nikmat, dan Layar Terkembang mengungkapkan impian-impian, harapan-harapan, dan aspirasi-aspirasi dari generasi terdahulu yang seharusnya dihayati oleh generasi kini.
4.       Prosa Fiksi Memberikan Keseimbangan Wawasan
Lewat prosa fiksi seseorang dapat menilai kehidupan berdasarkan pengalaman-pengalaman dengan banyak individu. Fiksi juga memungkinkan labih banyak kesempatan untuk memilih respon-respon emosional atau rangsangan aksi yang mungkin sangat berbeda daripada apa yang disajikan dalam kehidupan sendiri.
Adanya semacam kaidah kemungkinan yang tidak mungkin dalam fiksi inilah yang memungkinkan pembaca untuk dapat memperluas dan memperdalam persepsi dan wawasannya tentang tokoh, hidup dan kehidupan manusia. Dari banyak memperoleh pengalaman sastra, pembaca akan terbentuk keseimbangan wawasannya, terutama dalam menghadapi kenyataan-kenyataan di luar dirinya yang mungkin sangat berlainan dari pribadinya.

D.      IBD yang dihubungkan dengan Puisi
Pembahasan puisi dalam rangka pengajaran Ilmu Budaya Dasar tidak akan diarahkan pada tradisi pendidikan dan pengajaran sastra dan apresiasinya yang murni. Puisi digunakan sebagai media sekaligus sebagai sumber belajar sesuai dengan tema-tema atau pokok bahasan yang terdapat di dalam Ilmu Budaya Dasar.
Puisi termasuk seni sastra, sedangkan sastra bagian dari kesenian, dan kesenian sendiri merupakan cabang atau unsur dari kebudayaan. Apabila diberi batasan, maka puisi adalah ekspresi pengalaman jiwa penyair mengenai kehidupan manusia, alam, dan Tuhan melalui media bahasa yang artistic atau estetik, yang secara padu dan utuh dipadatkan kata-katanya.
Kepuitisan, keartistikan, atau keestetikan bahasa puisi disebabkan oleh kreativitas penyair dalam membangun puisinya dengan menggunakan :
1.       Figura bahasa ( figurative language ) seperti gaya personifikasi, metafora, perbandingan, alegori, dan sebagainya, sehingga puisi menjadi segar, hidup, menarik, dan memberi kejelasan gambaran angan.
2.       Kata-kata yang ambiquitas, yaitu kata-kata yang bermakna ganda (memiliki banyak tafsiran).
3.       Kata-kata berjiwa, yaitu kata-kata yang sudah diberi suasana tertentu, berisi perasaan dan pengalaman jiwa penyair sehingga terasa hidup dan memukau.
4.       Kata-kata yang konotatif yaitu kata-kata yang sudah diberi tambahan nilai-nilai rasa dan asosiasi-asosiasi tertentu.
5.       Pengulangan, yang berfungsi untuk mengintensifkan hal-hal yang dilukiskan, sehingga lebih menggugah hati.
Dibalik kata-katanya yang padat, ekonomis, dan sukar dicerna maknanya itu, puisi berisi potret kehidupan manusia. Puisi menyuguhkan kepada kita suasana-suasana dan peristiwa-peristiwa kehidupan manusia dan juga dalam kaitan kehidupannya dengan alam dan Tuhan, yang merupakan hasil penghayatan dan pengalaman penyair terhadap kehidupan manusia, alam, dan Tuhan yang diekspresikannya melalui bahasa yang artistik.
Adapun alasan-alasan yang mendasari penyajian puisi pada perkuliahan Ilmu Budaya Dasar adalah sebagai berikut :
1.       Hubungan puisi dengan pengalaman hidup manusia
Perekaman dan penyampaian pengalaman dalam sastra puisi disebut pengalaman perwakilan. Ini berarti bahwa manusia senantiasa ingin memiliki salah satu kebutuhan yang dasarnya untuk lebih menghidupkan pengalaman hidupnya lebih dari sekedar kumpulan pengalaman langsung yang terbatas. Dengan pengalaman perwakilan itu, puisi dapat memberikan kesadaran kepada para mahasiswa untuk dapat melihat dan mengerti banyak tentang dirinya sendiri dan tentang masyarakat.
Pendekatan terhadap pengalaman perwakilan itu dapat dilakukan dengan suatu kemampuan yang disebut "imaginative entry", yaitu kemampuan menghubungkan pengalaman hidup sendiri dengan pengalaman yang dituangkan penyair dalam puisinya.
2.       Hubungan puisi dengan kesadaran individual
Dengan membaca puisi mahasiswa dapat diajak untuk dapat menjenguk hati/pikiran manusia, baik orang lain maupun diri sendiri, karena melalui puisinya sang penyair menunjukkan kepada pembaca bagian dalam hati manusia.
3.       Hubungan puisi dengan keinsyafan sosial
Puisi juga memberikan kepada manusia tentang pengetahuan manusia sebagai mahluk sosial, yang terlibat dalam isu dan masalah sosial. Secara imaginative, puisi dapat menafsirkan situasi dasar manusia yang bisa berupa:
a.       Penderitaan atas ketidak adilan
b.      Perjuangan untuk kekuasaan
c.       Konflik dengan sesamanya
d.      Pemberontakan terhadap hukum Tuhan

Tuesday, March 27, 2012

SoftSkill :: Ilmu Budaya Dasar -- Manusia dan Kebudayaan :: Kebudayaan Kota Pekalongan

     KOTA PEKALONGAN - merupakan warisan budaya masa lalu yang pernah menjadi ibukota karesidenan pada zaman kolonial sampai dengan masa kemerdekaan yang mempunyai banyak peningalan-peninggalan bersejarah, seperti:  gedung pemerintahan pada masa colonial, kantor pembantu gubernur/residen, dan rumah dinas pembantu gubernur/residen. Selain itu, ada juga lembaga pemasyarakatan, kantor pelabuhan, kantor pos dan giro, stasiun kereta api, tempat ibadah (Masjid Kuno Jami’), Masjid Sapuro, klenteng, serta Rumah Pangeran Keputran, Rumah Pribadi Patih Sepuh, Rumah Adat Pekalongan, dan Rumah Pecinan. Peninggalan-peninggalan bersejarah tersebut merupakan potensi pariwisata Kota Pekalongan yang sedang terus dikembangkan sebagai daya tarik wisatawan, baik lokal, regional, nasional, maupun internasional.
      Kota Pekalongan merupakan salah satu kota penting dalam penyebaran agama Islam di Pesisir Pulau Jawa. Tidak heran banyak tokoh Islam yang berpengaruh dalam membawa dan mengembangkan ajaran agama Islam yang akhinya dimakamkan di Kota Pekalongan. Salah satunya adalah Sayid Ahmad bin Abdullah bin Tholib Al Atas. Beliau adalah seorang ulama besar yang semasa hidupnya sangat berjasa dalam merintis pendirian beberapa pondok pesantren di Pulau Jawa. Makam beliau terletak di Jalan Irian Kelurahan Sapuro, Kecamatan Pekalongan Barat, sekitar 1000 meter dari terminal bus Kota Pekalongan. Di dekat komplek pemakaman beliau juga terdapat masjid tua bernama ’Masjid Aulia” yang dibangun pada tahun 1113 H/1714 M. Para pengunjung adalah mereka yang ingin melakukan ritual ziarah makam, biasanya datang pada hari Kamis dan Jum’at. Jumlah pengunjung mencapai puncaknya setiap tanggal 14 Sya’ban/ Ruwah di mana setiap tanggal itu diadakan acara Sya’banan atau lebih dikenal dengan istilah “Khol”, ziarah makam dibuka untuk umum setiap harinya. Pengunjung datang dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan dari Malaysia dan Brunei Darussalam. Jumlah pengunjung makam sulit untuk diketahui secara pasti, pada setiap Khol jumlah pengunjung bisa mencapai ribuan orang. Fasilitas yang tersedia bagi pengunjung di komplek makam ini adalah lahan parkir cukup luas, masjid, penginapan, rumah makan, pedagang souvenir, dan lain-lain.
       Di Kota Pekalongan terdapat beberapa tradisi, salah satunya adalah tradisi sedekah laut atau yang lebih dikenal dengan sebutan “Nyadran” yang banyak pula dilakukan di berbagai daerah di Indonesia. Tradisi ini dilaksanakan oleh masyarakat nelayan Kota Pekalongan setiap bulan Syuro sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas hasil laut yang melimpah. Pada tradisi ini para nelayan bersama masyarakat mengadakan Ritual Sadranan dengan menghias kapal-kapal nelayan yang berisi sesaji antara lain kepala kerbau, aneka jajan pasar, wayang Dewi Sri dan Pandawa Lima, aneka mainan anak-anak, serta setelah melalui beberapa prosesi dan do’a selamatan kemudian dibawa ketengah laut untuk dilarung yang diawali pelarungan kepala kerbau oleh seorang tokoh spiritual. Isi perahu yang telah dilarung akan menjadi rebutan anak-anak nelayan dengan harapan mendapat barokah dari Allah SWT melalui barang-barang yang dilarung tersebut. Pada saat yang bersamaan diselenggarakan juga Ritual Pementasan Wayang Kulit dengan cerita Bedog Basu yang menceritakan terjadinya ikan di darat dam di laut, serta berbagai kegiatan lomba olahraga, kesenian dan kulirner ikan hasil tangkapan nelayan. Kemudian ada pula kesenian Sintren, yaitu kesenian tradisional masyarakat Pekalongan dan sekitarnya, yang merupakan sebuah tarian yang berbau mistis/magis yang bersumber dari cerita cinta kasih Sulasih dan Sulandono. Tersebut dalam kisah bahwa Sulandono adalah putra Ki Baurekso hasil perkawinannya dengan Dewi Rantamsari. Raden Sulandono memadu kasih dengan Sulasih seorang putri dari Desa Kalisalak, namun hubungan asmara tersebut tidak mendapat restu dari Kir Baurekso, akhirnya Raden Sulandono pergi bertapa dan Sulasih memilih menjadi penari. Meskipun demikian pertemuan diantara keduanya masih terus berlangsung melalui alam ghoib. Pertemuan tersebut diatur oleh Dewi Rantamsari memasukkan roh bidadari ketubuh Sulasih, pada saat itu pula Raden Sulandono yang sedang bertapa dipanggil roh ibunya untuk menemui Sulasih dan terjadilah pertemuan diantara Sulasih dan Raden Sulandono. Sejak saat itulah setiap diadakan pertunjukan Sintren sang penari pasti dimasuki roh bidadari oleh pawangnya, dengan catatan bahwa hal tersebut dilakukan apabila sang penari benar-benar masih dalam keadaan suci (perawan). Sinteren diperankan seorang gaadis yang masih suci, dibantu oleh pawangnya dan diiringi gending 6 orang sesuai Pengembangan tari sintren sebagai hiburan budaya maka dilengkapi dengan penari pendamping dan bador (lawak). Di dalam permainan kesenian rakyat pun Dewi Lanjar berpengaruh antara lain dalam permainan sintren, si pawang (dalang) sering mengundang roh Dewi Lanjar untuk masuk ke dalam permainan sintren. Bilamana hal itu dapat berhasil maka pemain sintren akan kelihatan lebih cantik dan dalam membawakan tarian lebih lincah dan mempesonakan. Kesenian Sintren ini sangat dikenal dan populer di daerah Pantura terutama Eks Karesidenan Pekalongan. Pada jaman dahulu acara ini digunakan untuk acara hiburan dan ajang komunikasi muda mudi untuk mencari jodoh, selain itu kesenian ini digunakan sebagai mediasi untuk meminta hujan. Sedangkan saat ini sintren masih sering dipentaskan pada hari-hari besar nasional serta untuk menyambut tamu resmi.
      Kota Pekalongan kaya dengan acara budaya tradisional. Tradisi ini tetap terpelihara secara turun temurun dalam kurun waktu yang panjang. Para wisatawan yang kebetulan berkunjung bertepatan dengan penyelenggaraan acara-acara tradisional ini, bisa ikut menyaksikan jalannya upacara yang cukup menarik dan unik. Beberapa acara tradisi ini diantaranya adalah Syawalan atau Krapyakan (lopis raksasa). Syawalan merupakan tradisi masyarakat Kota Pekalongan khususnya masyarakat Daerah Krapyak di bagian utara Kota Pekalongan, yang dilaksanakan pada setiap hari ketujuh sesudah Hari Raya Idul Fitri. Hal paling menarik dalam pelaksanaan tradisi ini adalah dibuatnya lopis raksasa yang ukurannya mencapai tinggi 2 meter diameter 1,5 meter dan berat mencapai 500 Kg. Setelah acara do’a bersama, lopis raksasa kemudian dipotong oleh Walikota Pekalongan dan dibagi-bagikan kepada para pengunjung. Para perngunjung biasanya berebut untuk mendapatkan Lopis tersebut yang maksudnya untuk mendapat berkah. Pembuatan Lopis dimaksudkan untuk mempererat tali silahturahmi antara masyarakat Krapyak dan dengan masyarakat daerah sekitarnya, hal ini diidentikkan dengan sifat Lopis yang lengket atau merekatkan. Masyarakat Krapyak juga biasanya menyediakan makanan ringan dan minuman secara gratis kepada para pengunjung. Jumlah pengunjung pada tradisi ini mencapai ribuan orang yang berasal dari seluruh Kota Pekalongan dan sekitarnya. Selain itu ada pula kesenian Samproh, merupakan kesenian tradisional yang bernafaskan islam, yang beranggotakan beberapa wanita dengan diiringi lantunan alat musik seperti rebana, Sedangkan Simtuduror juga merupakan kesenian tradisional yang bernafaskan Islam dengan menggunakan Rebana dan Jidor sebagai alat musiknya. Kesenian ini beranggotakan antara 15 orang - 20 orang, dengan diiringi musik mereka melantunkan puji-pujian atau sholawatan sebagai ungkapan syukur dan permohonan keselamatan dunia dan akhiran pada Allah SWT. Kesenian ini biasa digunakan pada saat pembukaan acara khajatan atau selamatan yang diselenggarakan oleh warga masyarakat Kota Pekalongan yang terkenal dengan ketaatannya dalam menjalankan perintah agama Islam. Satu lagi tradisi yang tidak ketinggalan dari Kota Pekalongan, yaitu tradisi Pek Chun. Pada hakekatnya hampir sama dengan Nyadran. Hanya saja, tradisi ini diselenggarakan oleh warga Tionghoa di Kota Pekalongan. Pada prinsipnya acaranya sama, hanya penyelenggara, isi perahu, dan waktunya yang berbeda. Tradisi Pek Chun dilaksanakan oleh masyarakat Tionghoa menurut kalender China pada perayaan tahun baru China atau Imlek. Acara yang mengiringi tradisi Pek Chun adalah pentas seni Barongsai dan kesenian masyarakat China lainnya serta makan bersama dan pelaksanaan berbagai lomba.